Home | News | Mini Ham Festival & Temu Akbar Bodholer 2016
Author : Font Size :   Normal   |   2X   |   4X   |   8X   |   10X
Mini Ham Festival & Temu Akbar Bodholer 2016

SEMARANG, 26 - 27 March 2016

Semarang Mini Ham Festival - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Semarang
dan Temu Akbar Bodholer 2016 Sekali gus HUT ke 5 Homebrower yang berlangsung di Gedung R Universitas
Semarang Jalan Arteri Soekarno Hatta berlangsung meria 200 lebih peserta yang datang tak hanya dari 
kota semarang tapi juga dari Lampung, Bogor, Bandung, Salatiga, Temanggung, Magelang, Pati, Kendal 
hingga Malang dan Jember, Jawa Timur.
 
Bodholer menurut ketua panitia, Budi Santoso atau yang akrab di panggil Budi Ambong merupakan komunitas 
pecinta sekaligus orang-orang yang memiliki hobby membuat radio menggunakan komponen electronika bekas.
Radio yang dibuatpun berfungsi untuk komunikasi antar perorangan atau komunitas radio amatir.
 
"Bodholer ini berdiri pada 2011, Anggotanya adalah mereka yang memanfaatkan komponen bekas untuk merakit
radio yang bekerja pada frequensi 40 meter, 80 meter, 11 meter,hingga high frequensi. Dengan kekuatan sebesar 
10 watt saja, kita sudah mampu berkomunikasi dengan yang ada di banda aceh" tuturnya.
 
Pengembangan Perangkat, " ketika bertemu seperti ini, teman-teman bisa sharing pengembangn perangkat
homebrower di tanah air, serta semakin dikenalnya Kota Semarang secara luas baik dalam maupun luar negeri
melalui kegiatan Amatir Radio" Jelasnya.
 
Ketua Orari Daerah Jawa Tengah Totok Tumangkar saat membuka acara menjelaskan, kegiatan itu merupakan salah
satu wadah orari yang berangkat dari penghobi yang ketika itu belum banyak pabrikan radio komunikasi
yang saat ini masik eksis merakit beragam radio komunikasi.
 
"Dalam berkomunikasi, kami bekerja sesuai Peraturan Menkomifo No. 33 tahun 2009, sesuai alokasi
frequensi yang ditetapkan pemerintah. Mulai dari kapasitas power, ijin nama manifestasi kegiatan
orari pun saat ini, selain berkomunikasi antar anggota dan komunikasi juga dalam kesiapsiagaan bencana.
Kejasama dengan PMI maupun BPBD juga kami lakukan" kata pemilik callsign YB2JNZ
 
Meski saat ini komunikasi lebih banyak dilakukan melalui hand-phone atau smartphone, menurutnya 
radio amatir masik memiliki banyak keunggulan.
 
Diantaranya berada di blank area pemancar seluler dan bencana sunami yang mana semua fasilitas jaringan 
komunikasi seluler tidak dapat digunakan, Radio Amatir tetap bisa berkomunikasi. Bahkan ketika ada
informasi dari satu orang dapat didengar oleh orang banyak
Total Comments ( posted)
Home | News | Mini Ham Festival & Temu Akbar Bodholer 2016
Author : Font Size :   Normal   |   2X   |   4X   |   8X   |   10X
Mini Ham Festival & Temu Akbar Bodholer 2016

SEMARANG, 26 - 27 March 2016

Semarang Mini Ham Festival - Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Semarang
dan Temu Akbar Bodholer 2016 Sekali gus HUT ke 5 Homebrower yang berlangsung di Gedung R Universitas
Semarang Jalan Arteri Soekarno Hatta berlangsung meria 200 lebih peserta yang datang tak hanya dari 
kota semarang tapi juga dari Lampung, Bogor, Bandung, Salatiga, Temanggung, Magelang, Pati, Kendal 
hingga Malang dan Jember, Jawa Timur.
 
Bodholer menurut ketua panitia, Budi Santoso atau yang akrab di panggil Budi Ambong merupakan komunitas 
pecinta sekaligus orang-orang yang memiliki hobby membuat radio menggunakan komponen electronika bekas.
Radio yang dibuatpun berfungsi untuk komunikasi antar perorangan atau komunitas radio amatir.
 
"Bodholer ini berdiri pada 2011, Anggotanya adalah mereka yang memanfaatkan komponen bekas untuk merakit
radio yang bekerja pada frequensi 40 meter, 80 meter, 11 meter,hingga high frequensi. Dengan kekuatan sebesar 
10 watt saja, kita sudah mampu berkomunikasi dengan yang ada di banda aceh" tuturnya.
 
Pengembangan Perangkat, " ketika bertemu seperti ini, teman-teman bisa sharing pengembangn perangkat
homebrower di tanah air, serta semakin dikenalnya Kota Semarang secara luas baik dalam maupun luar negeri
melalui kegiatan Amatir Radio" Jelasnya.
 
Ketua Orari Daerah Jawa Tengah Totok Tumangkar saat membuka acara menjelaskan, kegiatan itu merupakan salah
satu wadah orari yang berangkat dari penghobi yang ketika itu belum banyak pabrikan radio komunikasi
yang saat ini masik eksis merakit beragam radio komunikasi.
 
"Dalam berkomunikasi, kami bekerja sesuai Peraturan Menkomifo No. 33 tahun 2009, sesuai alokasi
frequensi yang ditetapkan pemerintah. Mulai dari kapasitas power, ijin nama manifestasi kegiatan
orari pun saat ini, selain berkomunikasi antar anggota dan komunikasi juga dalam kesiapsiagaan bencana.
Kejasama dengan PMI maupun BPBD juga kami lakukan" kata pemilik callsign YB2JNZ
 
Meski saat ini komunikasi lebih banyak dilakukan melalui hand-phone atau smartphone, menurutnya 
radio amatir masik memiliki banyak keunggulan.
 
Diantaranya berada di blank area pemancar seluler dan bencana sunami yang mana semua fasilitas jaringan 
komunikasi seluler tidak dapat digunakan, Radio Amatir tetap bisa berkomunikasi. Bahkan ketika ada
informasi dari satu orang dapat didengar oleh orang banyak

Image gallery

Total Comments ( posted)
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia

DAERAH JAWA TENGAH
Jl Tanjung No 11
SEMARANG 50132
Telp. : (024) 354 1257
Fax. : (024) 356 4470
Email: jateng@orari.or.id
Facebook   Twitter   Google Plus   Pinterest   Youtube  
ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Copyright © 2016 ORARI - Organisasi Amatir Radio Indonesia
Seluruh materi dan konten dilindungi oleh hukum atas hak cipta
ORARI Daerah Nangroe Aceh Darussalam
ORARI is a member-society and International Secretariat of the International Amateur Radio Union
Orari Pusat RSS   |   Member Update RSS   |   RSS   |   Atom
To Top